KPK Duga Immanuel Ebenezer Juga Terima Gratifikasi

6 months ago 4

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga eks Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer juga menerima gratifikasi di luar kasus korupsi pemerasan pengurusan serifikat kesehatan dan keselamatan kerja (K3).

“Kemudian yang lain-lain tiga mobil lagi sedang dicari dan lainnya. Nah itu yang sedang kita dalami adalah penerimaan-penerimaan lain. Karena diduga ada penerimaan-penerimaan lain,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu di Gedung Merah Putih, Jakarta, Kamis (28/8/2025).

Asep menyebutkan, KPK bisa saja menyematkan pasal gratifikasi terhadap Noel, sapaan akrab Immanuel, di samping pasal pemerasan yang sudah dituduhkan.

Baca juga: KPK Duga Kerabat Immanuel Ebenezer Pindahkan 3 Mobil dari Rumah Dinas Usai OTT

“Jadi kami menduga bahwa ada penerimaan-penerimaan lain seperti itu sehingga diterapkanlah Pasal 12B juga seperti gratifikasi,” ujar dia.

KPK sebelumnya telah menyita satu portion mobil Toyota Alphard saat menggeledah rumah dinas Noel di kawasan Pancoran, Jakarta, Selasa (26/8/2025).

Penggeledahan tersebut dilakukan terkait dengan kasus pemerasan pengurusan sertifikat K3 yang menjerat Noel.

Baca juga: Prabowo soal Immanuel Ebenezer: Dia Belum Kader tapi Saya Tetap Malu

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, penyidik sudah memiliki informasi awal dugaan kendaraan tersebut merupakan hasil dari tindak pidana korupsi.

Meski demikian, dia belum bisa menjelaskan asal-usul kendaraan tersebut.

“Ya, nanti secara perinci terkait dengan asal-usul kendaraan yang diamankan pada penggeledahan hari ini nanti kami akan informasikan,” ucap Budi, Selasa.

Di samping itu, KPK menduga ada tiga portion mobil yang dipindahkan dari rumah dinas Noel seusai operasi tangkap tangan pada Rabu (20/8/2025).

Terangi negeri dengan literasi, satu buku bisa membuka ribuan mimpi. Lewat ekspedisi Kata ke Nyata, Kompas.com ingin membawa ribuan buku ke pelosok Indonesia. Bantu anak-anak membaca lebih banyak, bermimpi lebih tinggi. Ayo donasi via Kitabisa!

Read Entire Article









close
Banner iklan disini