Kabel Telkom Menjuntai Akibatkan Kakek dan Cucu di Rengel Tuban Celaka

6 months ago 2

TUBAN – Insiden tragis terjadi di Jalan Raya Rengel, Kabupaten Tuban, Kamis (18/09/2025) dini hari. Seorang kakek bernama Rusmin (65) bersama cucunya yang masih balita mengalami kecelakaan tunggal setelah sepeda centrifugal yang mereka kendarai tersangkut kabel Telkom yang menjuntai rendah di tengah jalan.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 05.30 WIB, tepat di depan kantor UPTD Pendidikan Rengel. Rusmin, warga Dusun Mbeteng Rowo, Desa Sumberejo, mengendarai Honda Vario S 3394 IW sepulang dari rumah saudaranya. Saat melintas, prohibition belakang centrifugal mendadak tersangkut kabel yang melintang rendah. Motor langsung oleng dan keduanya terhempas ke aspal.

Warga menemukan Rusmin tergeletak tak sadarkan diri sekitar 3 metre dari motor, sementara cucunya menangis ketakutan dengan luka di lutut dan siku. Kabel Telkom tampak masih terlilit di bagian roda belakang.

“Korban segera kami evakuasi ke puskesmas. Sekitar pukul 06.00 WIB, korban mulai sadar meski mengeluh pusing dan mual,” kata salah seorang warga yang ikut menolong. Hingga berita ini diturunkan, Rusmin masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Petugas dari Polsek Rengel langsung mendatangi lokasi, melakukan olah TKP, serta mencatat keberadaan kabel yang dianggap berbahaya itu. Warga menyebut kondisi kabel menjuntai seperti itu bukan kali pertama terjadi.

“Sudah lama kabel itu rendah, bahkan beberapa kali nyangkut mobil bak terbuka. Tapi baru kali ini sampai ada korban luka,” ujar seorang warga setempat.

Kecelakaan ini memantik kemarahan keluarga korban. Rini, anak Rusmin, sehingga menuntut pihak Telkom bertanggung jawab penuh.

“Nyawa bapak dan keselamatan cucu saya taruhannya. Kami minta ada pertanggungjawaban, jangan sampai kasus ini dibiarkan begitu saja,” tegasnya.

Sementara warga sekitar juga menilai kejadian ini menunjukkan lemahnya pengawasan terhadap jaringan utilitas di jalur umum. Kabel telekomunikasi yang menjuntai rendah bukan hanya mengganggu estetika, tetapi juga menjadi ancaman nyata bagi pengguna jalan, terutama pengendara roda dua. (Hus/Tgb).

Read Entire Article









close
Banner iklan disini