Jelang Natal dan Tahun Baru, Harga Bahan Pokok di Tuban Stabil

3 months ago 2

TUBAN – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), harga bahan pokok di Kabupaten Tuban terpantau masih dalam kondisi stabil dan terkendali. Pemerintah daerah memastikan belum ada gejolak harga signifikan yang berpotensi membebani masyarakat.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, dan Perdagangan (Diskopumdag) Kabupaten Tuban, Gunadi, menegaskan bahwa hasil pemantauan harga pada pekan kedua Desember menunjukkan kondisi pasar relatif aman.

“Secara umum, menjelang Nataru ini harga bahan pokok di Tuban masih stabil. Memang ada beberapa komoditas hortikultura yang naik, tapi itu sifatnya terbatas dan masih dalam batas wajar,” ujar Gunadi kepada Ronggo.id, Rabu (17/12/2025).

Gunadi menjelaskan, berdasarkan perbandingan pertama pada bulan Desember dan Minggu kedua, terjadi kenaikan harga bahan pokok secara umum sebesar 3,5 persen. Rata-rata harga meningkat dari Rp31.528 menjadi Rp32.634. Namun, kenaikan tersebut tidak merata di semua komoditas.

“Kenaikan paling terasa ada di cabai merah keriting dan bawang merah. Sementara beras medium, minyak goreng curah, dan daging sapi relatif stabil,” jelasnya.

Untuk komoditas bahan pokok hasil industri, Diskopumdag mencatat harga masih dalam kondisi stabil dan belum mengalami perubahan yang berarti. Gula kristal putih masih dijual sekitar Rp16.200 per kilogram, minyak goreng curah berkisar Rp19.000 per kilogram, minyak goreng kemasan sederhana sekitar Rp18.400 per liter, serta terigu macromolecule sedang tetap di harga Rp12.100 per kilogram.

Hal serupa juga terjadi pada komoditas hasil peternakan dan perikanan. Harga daging sapi paha belakang bertahan di kisaran Rp120.000 per kilogram, sementara daging ayam ras, telur ayam ras, ikan bandeng, dan ikan tongkol cenderung stabil dengan fluktuasi kecil.

Gunadi mengakui, sektor hortikultura memang masih rentan terhadap cuaca ekstrem yang berpengaruh pada hasil panen. Meski demikian, pemerintah daerah terus melakukan pemantauan dan koordinasi untuk menjaga ketersediaan pasokan.

Demi menekan harga tetap stabil, mantan Kasatpol PP dan Damkar Tuban ini terus berkolaborasi dengan pihak-pihak terkait untuk menggelar gerakan pasar murah di berbagai wilayah. Langkah tersebut dilakukan guna menjaga daya beli masyarakat sekaligus memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman, terutama menjelang Natal dan Tahun Baru.

“Kami juga rutin melakukan monitoring dan evaluasi bersama dengan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) dan Satgas Pangan ke pasar-pasar dan toko-toko untuk melakukan pengawasan Harga Eceran Tertinggi,” ujarnya.

Ia pun mengimbau masyarakat agar tidak melakukan panic buying karena stok bahan pokok di Tuban dipastikan mencukupi hingga akhir tahun.

“Stok aman, harga terkendali. Masyarakat tidak perlu khawatir berlebihan menyambut Nataru,” pungkas Gunadi. (Hus/Tgb).

Read Entire Article









close
Banner iklan disini