KOMPAS.com - Instagram baru saja mencetak sejarah. Aplikasi berbagi foto dan video milik Meta ini kini digunakan oleh 3 miliar pengguna aktif setiap bulannya.
Angka fantastis tersebut diumumkan langsung oleh CEO Meta, Mark Zuckerberg, melalui posting di akun Threads pribadinya, baru-baru ini.
"Sejarah yang menyenangkan bagi siapa pun yang menghitung: Instagram sekarang memiliki 3 miliar aktivitas bulanan!" tulis @zuck di Threads.
Dalam posting yang sama, Zuckerberg juga menyertakan sebuah meme yang menekankan kata “Billions with a B”. Meme ini seolah mengingatkan bahwa capaian Instagram bukan lagi jutaan (millions), melainkan sudah miliaran pengguna.
Capaian ini menandai tonggak penting bagi Instagram. Sebelumnya, pada Oktober 2022, Meta terakhir kali mengungkap jumlah pengguna Instagram yang saat itu baru melewati 2 miliar.
Artinya, hanya dalam waktu kurang dari tiga tahun, aplikasi ini sukses menambah lebih dari 1 miliar pengguna baru.
Baca juga: Aplikasi Instagram Khusus iPad Akhirnya Rilis Setelah 15 Tahun
Threads/ @zuck CEO Meta, Mark Zuckerberg mengabarkan bahwa Instagram sudah tembus 3 miliar pengguna aktif bulanan pada September 2025 ini.
Selevel dengan Facebook dan WhatsApp
businessinsider.com Ilustrasi Facebook, Instagram, WhatsApp
Dengan 3 miliar pengguna aktif bulanan (monthly progressive users/MAU), Instagram kini sejajar dengan aplikasi Meta lainnya, Facebook dan WhatsApp, yang juga lebih dulu menembus angka sama pada awal 2025.
Facebook pertama kali memiliki 3 miliar monthly progressive users pada Januari, kemudian disusul oleh WhatsApp pada April. Kini, per September 2025, Instagram juga bergabung ke klub 3 miliar pengguna.
Trio aplikasi ini memperlihatkan betapa besar pengaruh ekosistem Meta dalam kehidupan integer sehari-hari miliaran orang di seluruh dunia.
Instagram sendiri diakuisisi Meta (saat itu masih bernama Facebook) pada 2012 dengan harga 1 miliar dollar AS.
Kini, valuasi dan pengaruhnya berkembang jauh melampaui perkiraan awal, terutama dengan hadirnya fitur-fitur populer seperti Stories, Reels, dan Direct Message (DM).
Baca juga: Pendiri Instagram: Mark Zuckerberg Anggap Kami Ancaman
Reels dan DM jadi pemeran utama
Menurut laporan Bloomberg, lonjakan pengguna Instagram belakangan ini didorong oleh fitur video pendek Reels serta layanan pesan instan (Direct Message/DM) yang makin populer di kalangan anak muda.
Adam Mosseri, Head of Instagram, bahkan mengatakan bahwa timnya tengah menyiapkan pembaruan besar agar pengguna lebih mudah mengakses DM dan Reels dari beranda aplikasi.
Tidak hanya itu, Instagram juga berencana memperbarui algoritma agar pengguna bisa lebih leluasa mengatur topik apa saja yang ingin mereka lihat atau justru kurangi di feed, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari The Verge, Kamis (25/9/2025).
Baca juga: Pesan CEO Perplexity: Anak Muda Jangan Kebanyakan Main Instagram
Di saat situasi tidak menentu, Kompas.com tetap berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update terkini dan notifikasi penting di Aplikasi Kompas.com. Download di sini
.png)
5 months ago
102
/data/photo/2025/12/17/6942a4cd58598.jpeg)
/data/photo/2025/12/14/693e8276bad00.jpg)
/data/photo/2023/09/25/651119b4f0f05.jpg)
/data/photo/2025/12/17/6942ada4698fb.png)
/data/photo/2025/11/06/690c16b8e1742.jpg)
/data/photo/2024/07/29/66a7438e8144a.jpg)
/data/photo/2025/12/17/6942817fdd8c3.jpg)
/data/photo/2025/12/15/694002a077bde.jpg)


/data/photo/2025/08/25/68abe52811277.jpeg)



