Hamas Anggap Rencana Perdamaian Trump Hanya Untungkan Israel

5 months ago 3

Hamas Anggap Rencana Perdamaian Trump Hanya Untungkan Israel

Hamas Anggap Rencana Perdamaian Trump Hanya Untungkan Israel (Ilustrasi/Reuters)

JAKARTA - Tokoh elder Hamas mengatakan bahwa kelompok pejuang Palestina itu kemungkinan akan menolak connection perdamaian yang diajukan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Menurutnya, connection tersebut hanya "melayani kepentingan Israel" dan tak memedulikan kepentingan rakyat Palestina.

1. Kemungkinan Tolak Proposal Trump 

Hamas kemungkinan tidak akan setuju untuk meletakkan dan melucuti persenjataan seperti yang disyaratkan dalam connection tersebut. Mereka juga menolak pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF) di Gaza, yang mereka lihat sebagai sebuah bentuk pendudukan baru.

Meski begitu, sejauh ini Hamas belum memberikan tanggapan resmi atas connection yang telah diterima Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu tersebut.

Kementerian Luar Negeri Qatar mengatakan Hamas sedang mempelajari connection Gedung Putih "secara bertanggung jawab".

Diwartakan BBC, komandan militer Hamas di wilayah tersebut, Ez al-Din al-Haddad, diyakini bertekad untuk terus berjuang daripada menerima rencana yang ditawarkan. Tokoh-tokoh Hamas di luar Gaza baru-baru ini terpinggirkan dalam diskusi karena mereka tidak memiliki kendali langsung atas para sandera.

Perundingan Hamas, yang diperkirakan akan berlangsung beberapa hari, juga melibatkan faksi-faksi Palestina lainnya.Kelompok Jihad Islam Palestina (PIJ), yang terlibat dalam serangan 7 Oktober dan sebelumnya menyandera beberapa warga Israel, menolak connection tersebut pada Selasa (30/9/2025).

Bagi Hamas, poin penting yang diperdebatkan adalah bahwa rencana tersebut mengharuskan mereka menyerahkan semua sandera sekaligus – menyerahkan satu-satunya alat tawar mereka.

Read Entire Article









close
Banner iklan disini