Gerbang DPR yang Jebol Diperbaiki, Brimob dan TNI Masih Siaga

6 months ago 5

JAKARTA, KOMPAS.com - Gerbang dan pagar Gedung DPR RI sedang diperbaiki setelah dijebol massa aksi dalam unjuk rasa selama beberapa hari terakhir.

Pantauan Kompas.com di lokasi, gerbang dan pagar sisi kiri (arah Pejompongan) sudah kembali terpasang, pada Minggu (31/8/2025) pagi.

Udara di Jalan Gatot Subroto yang menjadi titik utama demonstrasi masih menyengat dan terasa perih di mata, imbas state aerial mata polisi.

Bagian bawah pagar yang dijebol bahkan sudah kembali dicor dengan semen.

Baca juga: Massa Demo Masuk Kompleks Parlemen, Gerbang DPR Bolong

Sementara itu, gerbang utama yang batang besi-besinya dipreteli saat unjuk rasa juga sudah kembali dilas.

Gerbang itu tidak lagi bisa digunakan untuk menyelinap massa aksi.

Vandalisme yang ditulis di sepanjang pagar DPR RI juga mulai dihapus.

Beberapa pekerja konstruksi tampak menimpa coretan di dinding itu menggunakan feline putih.

Menjelang pukul 10.45 WIB, puluhan anggota Brimob yang sedianya beristirahat di sekitar taman mulai bersiaga.

Mereka merapat ke Jalan Gatot Soebroto dan membentuk barikade.

Sementara itu, sejumlah prajurit Marinir TNI Angkatan Laut (AL) masih bersiaga di country gerbang.

Baca juga: Situasi Memanas Bikin Prabowo Persilakan TNI-Polri Bertindak Tegas…

Adapun Jalan Gatot Subroto ditutup, mulai dari flyover yang mengarah ke TVRI dan di dekat flyover arah ke Slipi.

Diketahui, unjuk rasa yang memprotes kenaikan tunjangan anggota DPR RI dimulai pada 25 Agustus lalu.

Unjuk rasa kemudian berlanjut pada 28 Agustus, hari di mana operator ojek online (ojol) Affan Kurniawan meninggal setelah dilindas mobil Brimob.

Peristiwa itu membuat publik semakin marah, terutama kalangan operator ojol.

Setelah itu, unjuk rasa meluas ke berbagai kota dan daerah, mulai dari Yogyakarta, Bandung, Surabaya, Solo, Tegal, Cilacap, Makassar, dan lainnya.

Baca juga: Pernyataan Muhammadiyah dan PBNU Usai Bertemu Prabowo...

Unjuk rasa diwarnai bentrokan massa dengan aparat.

Sejumlah fasilitas umum, seperti halte autobus hingga beberapa kantor kepolisian, dibakar.

Bahkan, kantor Gubernur Jawa Timur di Surabaya dibakar pada Sabtu (30/8/2025).

Terangi negeri dengan literasi, satu buku bisa membuka ribuan mimpi. Lewat ekspedisi Kata ke Nyata, Kompas.com ingin membawa ribuan buku ke pelosok Indonesia. Bantu anak-anak membaca lebih banyak, bermimpi lebih tinggi. Ayo donasi via Kitabisa!

Read Entire Article









close
Banner iklan disini