Dijaga Petugas Gabungan, Jalan Mayjen Sutoyo Cawang Masih Diisi PKL dan Parkir Liar

5 months ago 2

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah petugas gabungan dari Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta Timur berjaga di Jalan Mayjen Sutoyo, Cawang, Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (22/9/2025).

Penjagaan dilakukan menyusul viralnya video yang memperlihatkan pedagang dan parkir liar menggunakan badan jalan tersebut hingga hanya menyisakan satu lajur.

Pantauan Kompas.com di lokasi pukul 20.30 WIB, petugas Satpol PP dan Sudinhub berjaga di lokasi dengan membawa mobil derek.

Baca juga: Ruas Jalan Cawang Nyaris Lumpuh akibat PKL dan Parkir Liar, Satpol PP Turun Tangan

Meski demikian, masih ada beberapa mobil yang terparkir di sisi kiri jalan. Namun, arus lalu lintas dari arah Cililitan terpantau lancar dengan kecepatan sekitar 30–40 kilometer per jam.

Berbeda dengan kondisi pada Sabtu (20/9/2025) lalu, Jalan Mayjen Sutoyo kali ini tidak dipenuhi pedagang dan parkir liar. Pedagang masih beroperasi, tetapi tidak lagi menggunakan badan jalan untuk berjualan.

Kepala Satpol PP Jakarta Timur Budhy Novian mengatakan, pihaknya menyiagakan 31 personel untuk mengantisipasi kembalinya aktivitas pedagang dan parkir liar di lokasi tersebut.

"Untuk penjagaan melibatkan 21 orang Satpol PP dan Sudin Perhubungan 10 orang," jelas Budhy.

Menurut dia, penjagaan dilakukan hingga pukul 00.00 WIB sambil menunggu solusi permanen dari Pemerintah Kota Jakarta Timur.

"Untuk saat ini kita paku baja (berjaga) di sini sampai dengan kemudian bisa dikendalikan kemudian untuk langkah selanjutnya kami akan lapor ke tingkat pimpinan wali kota untuk bisa dilakukan fasilitasi," ungkap Budhy.

Baca juga: Jalan Mayjen Sutoyo Cawang Hanya Tersisa Satu Lajur akibat Parkir Liar dan PKL

"Untuk sementara sebelum nanti ada solusi permanen kita akan lakukan penjagaan rutin," sambungnya.

Ia menegaskan, Pemkot Jaktim tidak melarang masyarakat untuk berjualan. Namun, penggunaan badan jalan sebagai lokasi berdagang maupun parkir tetap melanggar aturan.

"Bahwa bukan kita melarang orang berusaha (berdagang), baik itu parkir atau juga terutama usaha mikro, tetapi yang kita kendalikan juga implikasi dari gangguan akibat mereka usaha," tuturnya.

Sebelumnya, viral di media sosial video yang memperlihatkan dugaan parkir liar dan pedagang menggunakan empat lajur Jalan Mayjen Sutoyo, Cawang, Kramat Jati, Jakarta Timur, Sabtu (20/9/2025) malam.

Video yang diunggah akun Instagram @ijoeel menunjukkan deretan kendaraan parkir dan pedagang yang menggelar meja hingga menyisakan hanya satu lajur dari empat lajur jalan.

Dari narasi video, peristiwa tersebut disebut terjadi setiap malam sejak pukul 20.00 WIB hingga tengah malam.

Baca juga: Pemkot Jaktim Akan Cari Solusi Atasi PKL dan Parkir Liar di Jalan Sutoyo Cawang

Akibatnya, pengguna jalan harus melambatkan laju kendaraannya karena ruas jalan tertutup parkiran centrifugal dan meja pedagang.

"Parkir makan empat jalur jalan umum, ini terjadi sudah lama infonya dan terjadi setiap malam sektiar pukul 20.00 WIB, sampe tengah malem," tulis keterangan dari akun Instagram ijoeel.

"Apalagi pas malem minggu Bisa-bisanya tinggal sisa sejalur dimana? Ini di sekitar Primajasa Cililitan atau Kantor Pusat Badan Kepegawaian Negara," jelas keterangan akun Instagram ijoeel.

Di saat situasi tidak menentu, Kompas.com tetap berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update terkini dan notifikasi penting di Aplikasi Kompas.com. Download di sini

Read Entire Article









close
Banner iklan disini