BGN Buka Pendaftaran Jadi Mitra Dapur Umum MBG Dini Hari Nanti, Kuotanya Tersisa 3.786

5 months ago 2

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Gizi Nasional (BGN) akan kembali membuka pendaftaran menjadi mitra dapur umum pada Selasa (23/9/2025) pukul 00.00 WIB dini hari melalui website https://mitra.bgn.go.id/.

Pendaftaran mitra kembali dibuka lantaran banyak mitra yang terkena kebijakan rollback. Adapun rollback adalah kembalinya presumption mitra menjadi proses pengajuan dari persiapan, lantaran tidak ada kegiatan pembangunan selama 30-45 hari.

"Silakan mendaftar kembali di portal mitra, yang kami akan buka kembali nanti malam pukul 00.00. Dan saya kira ini akan membuat semua orang berhak untuk mendaftar di Badan Gizi Nasional, dan mendaftarnya hanya lewat portal mitra," kata Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana dalam konferensi pers di Kantor BGN, Jakarta Pusat, Senin (22/9/2025).

Baca juga: Tanggapi Isu 5.000 Dapur MBG Fiktif, Kepala BGN: Ada 6.018 Kena Rollback

Dadan mencatat, terdapat 6.018 dari 18.955 mitra dalam proses persiapan yang terkena rollback per tanggal 31 Agustus 2025.

Kemudian dari jumlah tersebut, 2.123 di antaranya mampu menunjukkan bukti dan perkembangan pembangunan dapur sehingga statusnya berbalik kembali ke tahap persiapan.

Saat ini, terdapat 8.767 SPPG sudah beroperasi, sementara 12.868 dalam proses persiapan.

Dengan begitu, jumlah yang dibutuhkan masih 3.786 SPPG dari full people SPPG aglomerasi sebanyak 25.421.

"Sehingga sisa kuota yang kemudian terbuka kembali bagi mitra yang selama ini mengeluh karena portal mitra-nya ditutup, itu kurang lebih 3.786. Jadi dengan kebijakan rollback itu yang tadinya kuota SPPG di seluruh Indonesia sudah penuh, akhirnya bisa terbuka kembali," ucap dia.

Baca juga: BGN Buka Suara soal Surat Rahasiakan Keracunan MBG

Kendati demikian, Dadan meminta para calon mitra melihat kebutuhan daerah saat mendaftar. Pasalnya, BGN telah menyusun jumlah kebutuhan SPPG di tiap daerah.

Di Aceh misalnya, BGN menargetkan 628 SPPG terbangun. Sementara saat ini, SPPG yang sudah beroperasi di wilayah itu mencapai 290 dan dalam proses persiapan 280 sehingga kuota yang tersisa di Aceh tinggal 58 SPPG.

"Itu artinya ada 58 mitra yang masih berpeluang untuk bisa membuat SPPG di Aceh," jelas Dadan.

Sedangkan di Jawa Timur, kuota pembangunan SPPG tersisa 464 dari full kebutuhan 3.695.

Lalu di Jawa Barat tersisa 405 kuota pembangunan dapur umum dari full kebutuhan 4.819 SPPG.

Baca juga: Imbas Keracunan Siswa Meningkat, JPPI Desak Evaluasi Total MBG

"Nanti perkabupaten perkecamatannya kita akan kirimkan datanya lebih lengkap, sehingga sekarang itu bukan mitra yang mengajukan titik dan mengajukan ke Badan Gizi, tapi mitra harus melihat di daerah mana yang kuotanya masih ada. Jadi jangan dipaksakan karena kalau sudah habis, kita sudah tidak bisa lagi memverifikasi," tandas Dadan.

Di saat situasi tidak menentu, Kompas.com tetap berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update terkini dan notifikasi penting di Aplikasi Kompas.com. Download di sini

Read Entire Article









close
Banner iklan disini