Ada Demo, Pengusaha Mal Minta Masyarakat Tak "Panic Buying"

6 months ago 3

JAKARTA, KOMPAS.com - Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) mengimbau masyarakat untuk melakukan "panic buying" di tengah kondisi demonstrasi yang terjadi beberapa hari terakhir. 

Ketua Umum APPBI Alphonzus Widjaja menyatakan, saat ini kondisi pusat perbelanjaan dan sektor ritel tetap berjalan normal. Ia memastikan kebutuhan pokok aman tersedia untuk masyarakat.

"Sampai dengan saat ini lonjakan belanja (khususnya bahan pokok) relatif masih terkendali,” ujarnya kepada Kompas.com, Minggu (31/8/2025).

“Masyarakat tidak perlu kawatir karena segenap elemen ataupun unsur sektor usaha ritel tetap terus berkomitmen untuk mengupayakan secara maksimal melayani kebutuhan masyarakat terutama kebutuhan pokok,” lanjut Alphonzus.

Baca juga: Antisipasi Demo Berlanjut, Pengusaha: Mal Akan Buka Secara Situasional

Menurutnya, APPBI tak memberikan arahan khusus untuk menutup atau membuka mal di tengah kerusuhan saat ini.

Ia bilang, mal sebagai fasilitas publik diupayakan untuk dapat terus beroperasi.

Namun, keputusan untuk menutup atau membuka mal, dikembalikan kepada masing-masing pengusaha mal. Sebab, pengusaha akan tetap mengutamakan kenyamanan serta keamanan pengunjung.

"Masing-masing pusat perbelanjaan dapat memutuskan untuk tetap beroperasi mean sepenuhnya, ataupun menutup sementara operasionalnya menyesuaikan dengan situasi dan kondisi setempat," ucapnya.

Baca juga: Mendag dan Mentan Klaim Harga Pangan Relatif Aman, Pasokan Tersedia

Alphonzus pun meminta dukungan kebijakan pemerintah untuk menciptakan kondisi yang kondusif guna membangkitkan kepercayaan masyarakat dalam beraktivitas mean kembali.

Lantaran perekonomian akan terpuruk jika situasi dan kondisi keamanan!serta politik tidak kondusif.

“Kami juga meminta kepada pemerintah untuk dapat memberikan dukungan pengamanan agar pusat perbelanjaan dapat tetap terus beroperasional melayani kebutuhan masyarakat, terutama bahan pokok,” pungkasnya.

Baca juga: IHSG Senin Diprediksi Melemah Imbas Demo, BEI Diimbau Trading Halt Antisipasi Panic Selling

Terangi negeri dengan literasi, satu buku bisa membuka ribuan mimpi. Lewat ekspedisi Kata ke Nyata, Kompas.com ingin membawa ribuan buku ke pelosok Indonesia. Bantu anak-anak membaca lebih banyak, bermimpi lebih tinggi. Ayo donasi via Kitabisa!

Read Entire Article









close
Banner iklan disini